Loading...

Iklan

Dosen FKIP Unsika Sosialisasikan Etnomatematika sebagai Sumber Belajar di SMAN 2 Karawang

Rabu, 22 Oktober 2025, Oktober 22, 2025 WIB Last Updated 2025-11-15T07:52:50Z
 

Karawang, Guncang.id - Para dosen Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Singaperbangsa Karawang (Unsika) melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) dengan tema “Sosialisasi Etnomatematika sebagai Kekayaan Budaya dan Sumber Belajar Matematika yang Menarik” di SMAN 2 Karawang, Selasa (21/10).

Kegiatan ini diikuti oleh guru-guru matematika dengan tujuan memperluas pemahaman mengenai konsep dasar etnomatematika serta penerapannya dalam pembelajaran yang kontekstual dan berakar pada budaya lokal.

PKM ini diketuai oleh Dr. Indrie Noor Aini, M.Pd., dosen Program Studi S2 Pendidikan Matematika FKIP Unsika, bersama anggota tim Dr. Rekha Ratri Julianti, M.Pd. dan Ratna Sari Dewi, S.Pd., M.Pd.

Etnomatematika Sebagai Jembatan Ilmu dan Budaya

Dalam paparannya, Dr. Indrie menjelaskan bahwa etnomatematika berperan sebagai penghubung antara matematika dan kebudayaan.

“Matematika tidak terpisah dari kehidupan sehari-hari. Unsurnya ada dalam batik, anyaman, rumah adat, hingga permainan tradisional. Melalui etnomatematika, kita belajar konsep matematika sekaligus menghargai budaya dan jati diri bangsa,” terangnya.

Permainan Tradisional sebagai Media Belajar

Materi kedua disampaikan oleh Dr. Rekha Ratri Julianti yang mengulas integrasi etnomatematika melalui permainan tradisional. Ia menyebut permainan seperti engklek, gobak sodor, dan congklak memuat unsur matematika berupa pola bilangan, garis, sudut, hingga konsep geometri.

“Permainan tradisional adalah sumber belajar yang dekat dengan peserta didik. Mengaitkannya dengan matematika membuat pembelajaran lebih konkret, menyenangkan, dan bermakna,” jelasnya.

Para peserta tampak antusias mengikuti sesi eksplorasi budaya, mulai dari pembahasan motif batik, struktur rumah adat, hingga analisis permainan tradisional yang dapat diintegrasikan dalam Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP).

Apresiasi dari Pihak Sekolah

Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMAN 2 Karawang, Didik Joko Prayitno, M.Pd., menyampaikan apresiasinya atas terlaksananya kegiatan tersebut.

“Melalui etnomatematika, pembelajaran matematika bisa lebih menarik dan kontekstual. Kami sangat berterima kasih atas ilmu dan inspirasi dari tim FKIP Unsika,” ujarnya.

Salah satu guru matematika SMAN 2 Karawang, Robby, juga menilai kegiatan ini sangat bermanfaat.

“Kegiatan ini membuka wawasan kami bahwa budaya lokal adalah sumber belajar yang kaya. Kami siap mengembangkan pembelajaran berbasis etnomatematika,” ungkapnya.

Dukung Program Kampus Berdampak

Melalui PKM ini, tim FKIP Unsika menegaskan komitmen mereka dalam mendukung program Kampus Berdampak melalui pembelajaran yang humanis, inovatif, dan berakar pada budaya bangsa.

Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama dan penyusunan rencana tindak lanjut berupa pembuatan perangkat pembelajaran berbasis etnomatematika untuk tingkat SMA.

“Belajar matematika bukan hanya tentang angka, tetapi juga tentang memahami kehidupan dan budaya kita sendiri,” tutup Dr. Indrie.(red)
Komentar

Tampilkan

  • Dosen FKIP Unsika Sosialisasikan Etnomatematika sebagai Sumber Belajar di SMAN 2 Karawang
  • 0

Terkini

Topik Populer